Cara Memilih Perosotan Anak Indoor

Perosotan anak indoor menjadi permainan favorit bagi anak-anak dan selaku disediakan di berbagai taman bermain anak, baik itu tempat bermain anak outdoor, yang ada di luar ruangan maupun tempat bermain anak indoor yang ada di dalam ruangan. Perosotan juga selalu menjadi wahana wajib yang harus disediakan di berbagai kolam renang atau waterboom dan tempat bermain lainnya, karena selalu penuh diantri oleh para pengunjungnya. Berikut ini cara memilih perosotan anak indoor sebelum anda putuskan untuk mendatangi yang jual perosotan anak indoor .

Sesuai Usia

Pertama-tama, dalam memilih mainan perosotan anak indoor adalah pilihlah yang sesuai dengan usianya. Perosotan anak indoor untuk usia dibawah 5 tahun akan dirancang dengan ukuran yang lebih kecil daripada perosotan untuk anak yang berusia 6 tahun atau lebih. Perosotannya juga lebih lebar sesuai dengan jangkauan atau range bentangan panjang kedua tangannya masing-masing. Demikian juga dengan anak tangganya, akan didesain lebih pendek dan lebih sedikit jumlahnya jika dibandingkan dengan perosotan bagi anak berusia di atasnya maupun untuk perosotan dewasa. Tinggi dari perosotan anak indoor balita akan didesain dengan lebih rendah daripada perosotan untuk anak yang berusia 6 tahun lebih, juga jika dibandingkan dengan perosotan yang untuk orang dewasa. Tiap anak memiliki kondisi fisik tubuh yang berbeda-beda sesuai dengan perkembangan usianya, dan tujuan dari permainan perosotan anak indoor ini ialah untuk melatih fungsi motoriknya, jadi jika perosotannya terlalu besar ataupun terlalu kecil hal tersebut justru bisa membuat kecelakaan dan kesulitan bagi si anak, seperti ketika melangkah menaiki anak tangganya, pada perosotan yang dirancang untuk usia di atasnya yang memiliki jumlah anak tangga yang cenderung lebih banyak dan dengan range yang lebih tinggi yang kurang sesuai dengan kemampuan langkah kakinya yang masih kecil, sehingga pasti akan mengalami kesulitan melangkah ketika menaikinya, dan lain sebagainya. Begitu pula sebaliknya, jika anak yang lebih besar menggunakan perosotan anak indoor balita maka fungsi motoriknya juga justru akan mengalami kesulitan dan gangguan yang justru bisa menimbulkan kecelakaan, antara lain akibat terlalu sempitnya luncuran perosotannya, atau karena terlalu pendeknya anak tangganya, sehingga bisa membuat terjepit atau terjegal dan jatuh pada saat menaikinya, dan lain sebagainya. Oleh karenanya demi keamanan maka pilihlah alat permainan perosotan anak indoor yang sesuai dengan usia masing-masing anak, bukan sekedar tergiur oleh penawaran yang jual perosotan anak indoor.

Bahan yang Kuat dan Aman

Kemudian perhatikan juga bahan pembuatan perosotannya. Pilihlah bahan yang kuat dan aman. Biasanya perosotan terbuat dari fiberglass atau plastik, namun bisa juga dari semen atau kayu atau bahan lainnya. Pilihlah bahan yang kuat dan tidak mudah patah sehingga tidak akan patah atau menjadi mudah rusak pada saat dinaiki anak-anak. Juga terutama jika perosotan anak indoor tersebut akan diletakkan di luar ruangan secara outdoor maka pilihlah bahan yang lebih tahan cuaca dan tidak cepat rapuh dan menjadi mudah rusak karena cuaca. Jika menggunakan cat, pilihlah juga cat yang aman, yang tidak mengandung zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan anak-anak. Waspadai juga jika cat terkelupas maka anak-anak bisa saja akan ada yang berusaha menelannya atau memasukkannya ke mulut untuk mencicipinya, akibat warnanya yang menarik seperti makanan dan juga akibat rasa penasaran anak-anak yang tinggi, oleh karenanya, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka pilihlah bahan perosotan yang awet dan tidak akan mudah terkelupas catnya.

Itulah cara memilih perosotan anak indoor sebelum Anda putuskan untuk menghubungi anat mendatangi yang jual perosotan anak indoor.

Leave a Comment